Transformasi Pendidikan Sulawesi Tengah: FKIP Untad Jalin Kerja Sama dengan Pemprov untuk Meningkatkan Kualitas Guru dan Vokasi Pendidikan

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako (Untad) menggandeng Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memperkuat kapasitas guru guna meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini. Dalam pertemuan yang berlangsung pada Selasa (11/2/2025) di Ruang Sekretariat Daerah (Sekdaprov) Sulteng, Dekan FKIP Untad, Dr. Jamaludin, M.Hum bersama jajarannya berdiskusi dengan Sekretaris Daerah, Novalina, dan beberapa pejabat dan tim dari FKIP hadir diantaranya Dr. Lukman, M.Hum. Kepala LPPM, Dr. Sahrul Saehana, S.Pd, M.Si., Wakil Dekan Bidang Akademik FKIP, Dr. Kasmudin Mustapa, S.Pd., M.Pd. Kajur PMIPA FKIP, Dr. Minarni Nontji S.Pd., M.Si. Ketua Humas dan Kerja Sama FKIP, serta Muhammad Zaky, S.Pd., M.Pd., Anggota Humas dan Kerja Sama FKIP.

Sekdaprov Novalina menyatakan bahwa untuk mewujudkan pendidikan berkualitas, langkah pertama harus dimulai dari para guru. Ia mengapresiasi tawaran FKIP Untad mengenai program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang memungkinkan guru-guru yang telah lama mengabdi yang belum sarjana untuk mendapatkan gelar sarjana hanya dalam waktu singkat. “Dengan adanya program RPL, para guru yang telah bekerja bertahun-tahun dapat melanjutkan pendidikan mereka hanya dalam waktu setahun atau dua semester, mempercepat proses peningkatan kualifikasi,” terang Novalina.

Sekdaprov juga meminta Dinas Pendidikan untuk segera mensosialisasikan program ini kepada guru-guru SMA/SMK di Sulawesi Tengah, dengan kemungkinan juga membuka peluang bagi guru-guru SD/SMP. Selain itu, Novalina juga menantang FKIP Untad untuk mengembangkan pendidikan vokasi bagi calon guru di bidang ini.

Sementara itu, Dr. Jamaludin, M.Hum. menjelaskan bahwa selain program RPL, FKIP Untad juga menawarkan pendidikan lanjutan untuk guru melalui program pascasarjana. Ke depan, FKIP Untad juga akan memfokuskan perhatian pada pendidikan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan Sulawesi Tengah.

Dr. Sahrul Saehana, S.Pd, M.Si, Wakil Dekan Bidang Akademik FKIP, mengungkapkan bahwa FKIP Untad juga siap untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi dalam implementasi hasil-hasil penelitian dosen yang dapat mendukung pendidikan di Sulteng, seperti alat Peraga Sains Multifungsi Portable yang telah terdaftar dalam HAKI dan sudah dipasarkan di platform e-commerce. “Alat Peraga ini sangat efektif dalam eksperimen sains, mudah dibawa, dan sudah diuji coba di berbagai sekolah, termasuk di daerah terpencil. Kami berharap Pemerintah Provinsi dapat bekerjasama untuk mendistribusikan alat ini ke seluruh sekolah di Sulteng,” kata Sahrul.

Dr. Minarni Nongtji, S.Pd, M.Si. Ketua Humas dan Kerjasama FKIP Untad, menyatakan bahwa kerjasama ini merupakan bagian dari upaya FKIP Untad untuk berkontribusi langsung dalam peningkatan kualitas pendidikan di Sulawesi Tengah. Pada kesempatan itu, berbagai peluang kerjasama juga telah dibahas dengan Dinas Pangan Provinsi dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah.

Melalui berbagai inisiatif ini, FKIP Untad berharap dapat semakin mendekatkan dunia pendidikan dengan kebutuhan masyarakat, menjalin kolaborasi yang produktif, dan memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan di Sulawesi Tengah.

Check Also

FKIP Universitas Tadulako Sukses Selenggarakan Rapat Paripurna Senat dan Sahkan Tiga Dokumen Penting untuk Pengembangan Akademik

Palu, 3 Desember 2024 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako berhasil menyelenggarakan …