Pendidikan Profesi Guru Kembali Adakan Yudisium ke IV

Bukan hanya sebagai seremoni belaka, pelaksanaan Yudisium ke IV yang diadakan Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Aula Kedokteran juga merupakan peristiwa penting, yang menunjukkan berakhirnya tugas layanan secara formal kepada mahasiswa PPG dalam mengembangkan amanat mengantar menjadi guru yang professional.

Kamis (09/01) PPG kembali menamatkan 166 peserta yudisium yang telah melalui semua proses administrasi mulai dari lokakarya, PPL hingga uji kinerja. Yang terdiri atas bidang studi; Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Kimia, Pendidikan Matematika, PJKR, dan Bimbingan Konseling. Suatu hal yang membahagiakan sekaligus membanggakan Universitas Tadulako khususnya Prodi PPG FKIP kali ini, adalah mahasiswa yang mengikuti uji kompetensi merupakan keberhasilan yang paling tinggi selama pelaksanaan PPG, dengan penjabaran kelulusan: Bidang studi Pendidikan Bahasa Inggris lulus 100%, Pendidikan Bahasa Indonesia lulus 98%, Pendidikan Matematika 87%, dan PGSD 73%.

Dr. Lukman Nadjamuddin M.Hum selaku Warek Bidang Akademik menyampaikan beberapa sambutan hangat sekaligus membuka kegiatan yudisium tersebut.

“Guru profesional hendaknya memiliki komponen afeksi yang mencakup karakter yang baik sebagai sikap utama yang harus dimiliki seorang guru dalam menjalankan tugasnya. Guru yang memiliki afeksi yang baik akan dipandang sebagai sosok yang sempurna dalam bersikap dan menjadi role model bagi murid-muridnya,”pungkasnya.

Sementara itu, Dr Ijirana M.Si selaku koordinator PPG menambahkan bahwa setiap guru harus memiliki karakter yang bisa menjadi panutan siswanya.

“Guru-guru professional harus menunjukkan karakter mampu melaksanakan tugas keprofesian sebagai pendidik yang memesona, yang dilandasi sikap cinta tanah air, berwibawa, tegas, disiplin. Selain itu, guru professional harus menguasai materi ajar, mampu merumuskan indikator capaian pembelajaran, yang dipadu secara utuh yang memiliki ciri khas kritis, humanis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif,”ujarnya.

Selain itu, beliau juga menambahkan bahwa setiap guru juga mampu mengevaluasi sistem pembelajaran dan perangkat pembelajaran.

“Juga harus mampu mengevaluasi pembelajaran dari tiga sisi, yaitu penilaian sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Jika keseluruhannya dimiliki oleh guru professional yang di yudisium hari ini, itu berarti kita telah melahirkan guru yang mampu menghantarkan dan mendorong peserta didik untuk menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan perubahan zaman,”imbuhnya.

            Untuk lulusan Prodi PPG FKIP Universitas Tadulako kali ini telah memperoleh pengakuan dikementrian sebab seluruhnya telah terdaftar di PDPT Dikti, yang salah satunya mereka dapat membuktikannya lewat akun Civil Ristekdikti, civilditjen belmawa.

            Koordinator PPG juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh elemen yang telah terlibat dalam setiap pelaksanaan PPG.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh dosen PPG, Kepala Sekolah dan guru-guru mitra atas kerjasama dan perhatiannya sehingga seluruh kegiatan berjalan dengan lancar serta berpengaruh baik terhadap kesuksesan mahasiswa PPG FKIP Universitas Tadulako. Dan tidak lupa kami ucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada dinas provinsi, dinas kota, dan kabupaten atas perhatian dan kerjasamanya baik dengan mahasiswa,”tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *